Magang di KEMENDES

Ditulis oleh: Medinfo

19 September 2020

Serunya Magang di KEMENDES

Bisa bekerja di pemerintahan pusat mungkin adalah hal yang tidak mudah, tidak semua orang bisa bekerja disana, tentu saja karena ini levelnya sudah nasional bukan daerah lagi. Namun bagaimana jika kita mencoba merasakan bekerja di sana atau magang jika kita masih mahasiswa. Pada akhir 2019 sampai awal tahun 2020 lalu Pipit Oktaviani atau yang biasa disapa Pipit berkesempatan untuk merasakan magang di Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia selama satu bulan. Pipit adalah mahasiswa D3 Kearsipan angkatan tahun 2018.

Di Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, Pipit melakukan magang di bagian Kepegawaian dan Umum Ditjen PKTrans (Direktorat Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi). Pipit tidak magang sendirian, ia datang bersama 3 kawanya yang juga mahasiswa D3 Kearsipan. Selama magang di bagian kepegawaian dan umum Ditjen PKTrans mahasiswa asal Kabupaten Gunung Kidul ini ditempatkan di bagian central file untuk belajar mengelola arsip aktif. Pada minggu pertama dan kedua Pipit dan kawan-kawanya di beri tugas untuk menyelesaikan arsip aktif yang belum dimasukan ke dalam filling cabinet. Mereka mendapat kesempatan untuk belajar secara langsung dalam menata arsip aktif ke dalam filling cabinet yang juga sekaligus menginput surat ke dalam daftar arsip aktif. Minggu ke tiga dan keempat mereka diberi kesempatan untuk belajar mengelola arsip inaktif yang belum didaftar. Daftar arsip inaktif nantinya akan diserahkan ke record center arsip Kemendes. Pada minggu ke empat kita juga diberi kesempatan untuk melihat lihat pengelolaan arsip di bagian/unit lain yang berada di Kemendes dan juga diajak ke record center yang berada di kawasan kemendes yang merupakan tempat menyimpan arsip inaktif sebelum dipindahkan ke record center yang berada di tempat terpisah.

Kegiatan magang di Kemendes ini sangat berkesan bagi Pipit. Bisa merasakan bekerja di pemerintahan pusat merupakan suatu kebanggan baginya. Selama magang di Kemendes Pipit juga bertemu beberapa alumni D3 Kearsipan yang sudah menjadi PNS maupun yang THL (Tenaga Harian Lepas), sehingga ia bisa menambah relasinya. Selain ia mendapatkan ilmu dan pengalaman di bidang arsip, ia juga mendapat pengalaman tentang bagaimana kehidupan di Ibu Kota yang begitu dinamis. Mengingat lokasi kantor Kemendes yang berada di Jakarta.

Pipit berpesan kepada teman-teman Kearsipan lainya untuk jangan takut mencoba magang. Waktu libur tiap semester menurutnya sudah cukup untuk kegiatan magang selama satu bulan. Kegiatan magang secara tidak langsung dapat membranding diri kita dan nama baik prodi yang nantinya akan berguna untuk memudahkan kita mencari pekerjaan. Selain itu jangan lupa untuk mempunyai relasi dengan para alumni yang sudah bekerja dan tersebar di seluruh Indonesia, dengan begitu kita bisa mendapat informasi yang lebih banyak soal dunia kerja yang tentunya kita akan sangat butuhkan ketika sudah lulus nanti. Selama kegiatan magang yang paling penting adalah jangan malu untuk bertanya dan berusahalah untuk mencari ilmu sebanyak-banyaknya, manfaatkan waktu magang kalian, karena ini kesempatan untuk mencari bekal di dunia kerja.

Created by : Ibnu Al Hakim (Litbang Himadika)

Tulisan kami yang lainnya:

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: