Alumni Kearsipan (Meilia Prihayati)

Ditulis oleh: Medinfo

18 March 2021

Meilia Prihayati merupakan arsiparis asli Yogyakarta yang lahir di Sleman, 22 Mei 1997. Wanita yang kerap disapa Mbak Meilia ini merupakan salah satu alumnus Program Studi Kearsipan angkatan 2015. Memiliki hobi yang selinier dengan bidang kearsipan, Mbak Meilia senang untuk membagikan berbagai pengalaman dan cerita hidupnya di sosial media. Dalam menyalurkan hobinya tersebut, Mbak Meilia berpegang pada prinsip verba volant scripta manent yang memiliki makna apa yang terkatakan, akan segera lenyap dan apa yang tertulis akan menjadi abadi. Hal tersebut dilakukan oleh Mbak Meilia karena ia berkeinginan untuk membuat sosial media yang dimilikinya dapat menebar manfaat bagi orang lain.

Berbicara mengenai perkenalan dengan Program Studi Kearsipan, Mbak Meilia sendiri bercerita bahwa ia mengenal program studi ini dari tetangga rumahnya yang saat itu menjadi mahasiswa di Kearsipan Universitas Gadjah Mada. Setelah lulus dari SMA Negeri 4 Yogyakarta pada tahun 2015, Mbak Meilia dihadapkan dengan beberapa opsi untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Berbekal wejangan, informasi, orientasi ke depan, serta restu dari kedua orang tuanya, ia memilih D3 Kearsipan untuk melabuhkan langkahnya di perguruan tinggi. Namun, tidak berhenti di situ saja, sewaktu memilih program studi ini Mbak Meilia harus menerima pendapat orang-orang di sekitarnya yang menyayangkan ia mengambil program studi yang berjenjang Diploma 3. Meskipun banyak yang kurang setuju dengan pilihannya, Mbak Meilia sendiri tetap berpegang teguh pada pendiriannya dan ia berpikir bahwa pendidikan tak terbatas waktu dan dapat dilanjutkan setelah kerja nantinya. Menurutnya, masuk D3 bukanlah hal yang patut disayangkan.

Mbak Meilia merupakan salah satu mahasiswa yang aktif saat berkuliah di Program Studi Kearsipan. Awalnya, ia banyak mengikuti organisasi dan kepanitiaan sampai akhirnya harus melakukan seleksi agar kegiatan perkuliahan yang utama tidak terganggu. Di samping itu, Mbak Meilia juga rutin mengikuti magang setiap semester yang akhirnya dapat membuka peluang bagi ia sendiri maupun teman-temannya yang lain. Saat ini Mbak Meilia duduk sebagai seorang arsiparis terampil di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi yang merupakan mimpinya sejak lulus dari kuliah. Berbagai usaha dan perjuangan dilakukan agar dapat meraih apa yang ia impikan. Usaha tersebut dilakukannya demi bisa membahagiakan dan mengangkat derajat kedua orang tuanya. Selain itu, lewat jalan ini lah Mbak Meilia ingin membuktikan kepada orang-orang di sekitarnya bahwa memasuki D3 Kearsipan bukanlah pilihan yang patut disayangkan.

Dari perspektif Mbak Meilia, berkuliah di D3 Kearsipan UGM memiliki beberapa kelebihan yang akan menunjang karier di dunia kerja nantinya. Mulai dari dari dosen yang sangat informatif mengenai rekomendasi magang sampai informasi terkait penerimaan CPNS. Bekal ilmu yang telah didapatkan semasa kuliah mengenai kearsipan dapat dengan mudah di terapkan di dunia kerja dengan latar belakang yang sama. Namun, di samping itu tetap harus ada penyesuaian untuk memenuhi tuntutan yang memaksa kita harus bekerja dengan cepat dan responsif. Selain itu, menurut Mbak Meilia, pengalaman mengikuti berbagai organisasi semasa kuliah dapat membantu beradaptasi dengan lingkungan baru di tempat bekerja. Seperti diantaranya bagaimana bersikap saat menghadapi karakter orang yang sangat beragam dan melakukan pekerjaan yang berada di bawah tekanan.

Mbak Meilia berpesan kepada teman-teman mahasiswa Kearsipan serta Pengelolaan Arsip dan Rekaman Informasi untuk selalu menampilkan kualitas pribadi yang terbaik, di manapun kita berada. “Mau kamu di jurusan yang paling diminati, tapi without quality, it’s mean nothing. Tapi kalau kamu berkualitas, mau kamu di jurusan apapun yang orang anggap biasa aja, kamu akan tetap jadi bibit yang terbaik”. Hal tersebut dapat dijadikan pegangan sampai nanti ketika tiba saatnya terjun di dunia kerja. Attitude dan etos kerja yang menjadi bagian dari kualitas diri harus ditunjukkan dengan porsi sebaik mungkin. “Perlakukan atasan dengan baik dan jangan ragu buat memberikan inovasi yang sekiranya membangun”, tutup Mbak Meilia.

 

 

Created by: Aniq Hanani Maimanah (Litbang HIMADIKA)

Tulisan kami yang lainnya:

Alumni Kearsipan (Afifatul Faizah)

  Kembali lagi dengan pengenalan alumni kearsipan UGM. Kali ini akan menceritakan tentang alumni D3 Kearsipan UGM yang...

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: