Alumni Kearsipan (Abida Ainun Nuha)

Ditulis oleh: Medinfo

26 August 2021

“Jangan langsung bilang tidak, apapun dicoba dulu, cari tahu lebih banyak. Setelah sampai batas, jangan ragu untuk minta tolong”

Abida Ainun Nuha atau lebih dikenal dengan sapaan Mas Ainun merupakan alumni D3 Kearsipan UGM tahun 2017. Pada awalnya ia mengambil kearsipan di UGM karena jalan menuju jurusan pilihannya tidak berjalan dengan mulus. Namun, laki-laki kelahiran Yogyakarta, 15 Juni 1996 ini menganggap keberadaannya di kearsipan merupakan suatu panggilan hati. Berada di kearsipan UGM membuatnya menyadari bahwa arsip tak sekedar suatu sistem pengelolaan dan birokrasi tetapi Mas Ainun juga belajar berorganisasi, berpolitik, dan membangun kesadaran dalam dirinya bahwa arsip itu penting. Meski bagi Mas Ainun selama perkuliahan lebih banyak duka yang harus dilewati, ia tetap merasa bahwa masa-masa itu sangat berkesan telah memberi banyak pengalaman berdinamika bersama teman-temannya. Laki-laki yang tidak suka bermain game ini belajar banyak tentang perjuangan hidup bersama teman untuk saling memberi dukungan, mengenal intrik politik hingga pengkhianatan, dan bahkan memberinya petuah perihal asmara. 

Mas Ainun yang kini menjadi arsiparis di Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia ini memilih menyelingi waktu kuliahnya dengan mengikuti organisasi di bidang kearsipan. Mas Ainun menjadi sosok gigih yang pernah berjuang mempertahankan HIMADIKA yang kala itu hendak dibubarkan hingga melewati lika-liku dalam menggerakkan HMKI. HIMADIKA membuat Mas Ainun lebih menghayati waktu yang ia lalui menempuh studi kearsipan di UGM. Bersama dengan teman-temannya, Mas Ainun berhasil menggaungkan nama kearsipan dengan diadakannya pameran arsip industri pabrik gula pada tahun 2016. Segala halang rintang yang pernah menyandungnya selama kuliah kini menjadi kenangan tak terpisahkan dengan napas kearsipannya bahkan walau Mas Ainun pernah mengalami konflik dengan dosen. Momen tersebut memang menjadi suatu konflik sengit tetapi Mas Ainun memilih untuk menganggap bahwa cerita lama itu merupakan detik-detik yang berkesan baginya. Keringat dan air mata yang telah keluar menjadi warna-warni tak akan terlupakan bagi Mas Ainun bersama dengan studi kearsipan yang pernah ia jalani. 

  • Pesan untuk Mahasiswa Kearsipan dan PARI

Setelah apa yang sudah dilewati selama 3 tahun masa perkuliahannya di kearsipan UGM, laki-laki yang gemar membaca ini menitipkan pesan manis agar calon arsiparis ahli muda tak mengesampingkan teknis dalam pengelolaan arsip. Baginya arsiparis adalah insan yang bertanggung jawab memegang arsip langsung dengan tangan sendiri. Mas Ainun berharap dengan berubahnya D3 Kearsipan menjadi D4 Pengelolaan Arsip dan Rekaman Informasi tak menjadikan calon arsiparis muda terbatas berorientasi pada nilai uang dari gaji semata tetapi tentang bagaimana mengenal arsip lebih luas lagi. Dari apa yang telah Mas Ainun lalui, ia menaruh harapan agar para mahasiswa PARI dapat mengenal arsip tak sebatas objek penting tetapi bagaimana prosesnya dalam membuka mata melihat komponen dari arsip yang jauh lebih luas lagi. Untuk mencapai pemikiran yang lebih terbuka, Mas Ainun berpesan agar mahasiswa PARI perlu memulai langkah dengan ikhlas untuk tidak pernah lelah dalam belajar dan tidak memberikan sekat dalam mencoba suatu hal yang baru. Selain itu, teman juga menjadi aspek penting dalam berproses sehingga Mas Ainun menitip saran agar memiliki teman yang berada dalam satu pemikiran agar dapat saling mendukung dan belajar bersama. Teman dan lingkungan yang progresif dapat menuntun diri untuk terus berkembang ke arah positif. 

  • Harapan untuk Dunia Kearsipan.

Dalam memulai harapannya, Mas Ainun memilih untuk berpikir bahwa perubahan perlu untuk diusahakan. Ia ingin kearsipan menjadi lebih masuk akal untuk diterima oleh publik. “Karena kearsipan dianggap ilmu penting, arsiparis harus tahu lebih dulu tidak sekadar omong kosong sehingga bisa diterima oleh publik” ucap Mas Ainun menutup kisahnya untuk teman-teman HIMADIKA pada kesempatan kali ini. 

Created by : Hasna Aliya Ady (Litbang HIMADIKA)

Tulisan kami yang lainnya:

Alumni Kearsipan (Afifatul Faizah)

  Kembali lagi dengan pengenalan alumni kearsipan UGM. Kali ini akan menceritakan tentang alumni D3 Kearsipan UGM yang...

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: